Jakarta - Narapidana kasus suap Artalyta Suryani memang membuat geram Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum. Betapa tidak, ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Wanita yang sering disapa ayin ini sedang asyik melakukan perawatan kecantikan. Yang membuat mereka makin geram adalah fasilitas sel 'berbintang' dapat dinikmati pula oleh wanita ini. Bayangkan, di kamar berukuran sekitar 80 meter persegi ini ayin bisa menikmati fasilitas ruangan ber-AC, satu set Furnitur, spring bed, dan TV layar datar. Di ruangan ini pula ayin bisa mengasuh bayi dan mengadakan rapat dengan anak buahnya. Wow, betapa nyamannya hidup di penjara.Kalau ada pertanyaan darimana Artalyta bisa mendapatkan fasilitas sel 'berbintang'. Ini adalah pertanyaan mudah. Sudah pasti pihak pengelola rumah tahananlah yang memberi. Di lihat dari latarbelakangnya saja ia adalah mafia hukum yang lincah memainkan peran. Ia terbukti menyuap Jaksa Urip Trigunawan sekitar Rp 6 miliar untuk meloloskan kasus Bantuan Liquiditas Bank Indonesia Syamsul Nursalim. Jadi kalau untuk masalah suap menyuap pihak pengelola tahanan dan para sipirnya untuk mengubah sel biasa menjadi sel 'berbintang', ini merupakan hal yang mudah baginya.
Dalam kasus ini memang perlu ada penyelidikan mendalam. Agar tidak terjadi kasus yang serupa. Semoga saja Satuan Petugas Pemberantasan Mafia Hukum dapat menangani kasus ini dengan baik.



0 komentar:
Posting Komentar